
Jakarta I inidetik.com Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis Fengshen yang terbentuk di Laut Filipina Barat.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyampaikan bahwa siklon tropis ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa daerah. “Siklon Fengshen memicu peningkatan aktivitas cuaca berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/10/2025).
Menurut analisis BMKG, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, serta Kepulauan Riau. Selain itu, sejumlah daerah lain juga berpeluang mengalami hujan dengan intensitas serupa seiring interaksi gelombang atmosfer yang masih aktif.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang. “Kami mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan menghindari aktivitas berisiko di luar ruangan saat cuaca ekstrem,” kata Guswanto.
Selain hujan lebat, dampak siklon tropis juga berpotensi memicu gelombang laut dengan ketinggian sedang hingga tinggi di sejumlah perairan. Nelayan dan operator kapal diminta memperhatikan kondisi ini sebelum berlayar.
BMKG menambahkan, prospek cuaca periode 21–27 Oktober 2025 menunjukkan tren peningkatan hujan di banyak wilayah Indonesia. Meski begitu, masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap cuaca panas yang masih dapat terjadi di siang hari.(*)


