Bobby Nasution Minta Pemangkasan Dana Transfer Tak Ganggu Pembangunan di Daerah

Medan I inidetik.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta agar pemangkasan anggaran dana transfer dari pemerintah pusat tidak mengganggu program pembangunan di daerah, terutama bagi kabupaten dan kota dengan pendapatan asli daerah (PAD) kecil.

“Tadi kita hanya memberikan informasi dampak dari pemotongan ini. Mungkin di provinsinya berimbas, tapi kabupaten-kabupaten yang kecil itu kasihan,” kata Bobby usai mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, meninjau rumah subsidi di Perumahan SMK Residence 2, Jalan Sentosa, Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Selasa.

Bobby mencontohkan wilayah Kepulauan Nias yang terdiri atas lima kabupaten/kota, yakni Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Gunung Sitoli, sebagai daerah dengan sumber PAD relatif kecil. Menurutnya, kabupaten/kota seperti itu perlu mendapatkan perhatian khusus agar program pembangunan tetap dapat berjalan meskipun terjadi pemangkasan dana dari pusat.

“Pembangunan tidak boleh berhenti. Jadi kalau memang ada penyesuaian anggaran dari pusat, harus dipastikan daerah-daerah dengan PAD kecil tetap bisa menjalankan program prioritasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bobby menyampaikan bahwa dirinya bersama sejumlah kepala daerah di Sumut telah menemui Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Jakarta, untuk membahas langsung persoalan pemangkasan dana transfer tersebut.

Ia mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Kemenkeu memang melakukan pemangkasan dana transfer Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sebesar Rp1,1 triliun pada tahun anggaran berjalan. Bobby berharap agar kebijakan itu bisa dikaji ulang atau minimal disesuaikan agar tidak menghambat pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Sumut.

“Intinya, kami di daerah siap menyesuaikan, tapi jangan sampai masyarakat yang dirugikan,” tegasnya.(Red)