Gulma Menguasai Kebun, Perawatan Sawit PTPN IV Marihat Dipertanyakan

Simalungun I inidetik.com Kondisi kebun kelapa sawit PTPN IV Marihat menuai sorotan. Pantauan di lapangan menunjukkan semak dan gulma tumbuh liar menutupi areal perkebunan, bahkan mendesak tanaman pokok sawit.

Rerumputan dan tanaman liar yang dibiarkan menumpuk bukan hanya menghambat pertumbuhan sawit, tetapi juga berpotensi menjadi sarang hama yang mengancam produktivitas. Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait komitmen perusahaan dalam menjaga standar perawatan kebun.

Kalau gulma dibiarkan, jelas nutrisi untuk sawit tersedot tanaman liar. Lama-lama hasil panen bisa turun.

Padahal, PTPN IV sebagai perusahaan perkebunan milik negara memiliki prosedur operasional baku terkait pemeliharaan, termasuk pengendalian gulma secara rutin. Kondisi di Marihat justru memperlihatkan lemahnya pengawasan dan indikasi kelalaian dalam pengelolaan.

 

Praktisi pertanian menilai, selain menurunkan produktivitas, kebun yang tidak terawat juga mencerminkan tata kelola yang buruk. Jika ini dibiarkan, kerugian bukan hanya bagi perusahaan, tapi juga bagi negara yang bergantung pada devisa sawit,tegas seorang pengamat perkebunan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PTPN IV belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan.(* Solihin)