Nita damanik terpilih kembali dalam forda ke lll kota pematangsiantar. 

Pematangsiantar. inidetik.com:Dalam upaya memperkuat perlindungan anak yang berkelanjutan, Forum Daerah Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Pematangsiantar resmi menggelar kegiatan bertema “Sinergi Lintas Sektor untuk Perlindungan Anak yang Berkelanjutan”, Sabtu (8/11/2025) di Sopo Sibona Dame, Kota Pematangsiantar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, perwakilan dari PDAM, Polres Siantar, BPJS, lembaga masyarakat, dunia usaha. Acara diawali dengan pembukaan oleh panitia dan doa bersama, dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Rudi Lubis serta sambutan Ketua LPA Ida halanita Damanik, S.Hut.

Dalam sambutannya, Ida Halanita Damanik menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran para peserta dan menekankan pentingnya keseriusan semua pihak dalam memperjuangkan hak anak.

“Saya sangat bangga dengan teman-teman yang hadir. Tapi yang paling penting adalah keseriusan kita terhadap anak-anak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perlindungan anak tidak boleh berhenti pada tataran seremonial semata.

“Mari kita peduli anak, jangan hanya seremonial. Selama ini perlindungan anak di Siantar sempat vakum, dan sekarang saatnya kita bergerak kembali,” katanya dengan penuh semangat.

“Ketua LPA terpilih juga menyoroti pentingnya perhatian orang tua dalam pembentukan karakter anak”.

“Banyak masalah anak muncul karena kurangnya perhatian orang tua yang sibuk bekerja. Anak butuh waktu dan kasih sayang,” tegasnya.

Selain itu, hadir juga Sekretaris perwakilan dari LPA Provinsi Sumatera Utara, Dongan Uli Siagian, yang mewakili Ketua LPA Sumut, Bapak Ritonga. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kembali Forum Perlindungan Anak di Kota Pematangsiantar.

“Pertama, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf dari Ketua LPA Provinsi Sumatera Utara, Bapak Ritonga, yang belum bisa hadir karena kesibukan tugas di provinsi. Saya hadir mewakili beliau sebagai Sekretaris LPA Sumut,” ucapnya mengawali sambutan.

Ia menegaskan pentingnya kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kasih-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan mulia ini — peduli dan melindungi anak-anak, generasi masa depan kita,” katanya.

Dongan Uli juga menjelaskan bahwa LPA Sumut kini telah aktif di 12 kabupaten/kota, dan terus berjuang memastikan anak-anak mendapat perlindungan yang layak.

“Kita patut bangga, karena dari Sumut lahir tokoh nasional perlindungan anak, almarhum Bapak Aris Merdeka Sirait, yang telah memperjuangkan Undang-Undang Perlindungan Anak,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

“Data menunjukkan, kekerasan terhadap anak masih tinggi di Sumut. Karena itu, mari kita bersama-sama bergerak, bukan hanya seremonial, tapi dengan tindakan nyata,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan dan tekad bersama mewujudkan Pematangsiantar sebagai kota yang ramah anak di masa depan.

“Anak Terlindungi, Indonesia Maju” bukan hanya slogan, tetapi wujud komitmen bersama demi masa depan generasi penerus bangsa.