Serangan Udara Israel Tiap 8 Menit, Gaza Hancur Lebur

GAZA I inidetik.com Situasi di Jalur Gaza kian memprihatinkan. Berdasarkan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangan udara Israel saat ini terjadi dengan frekuensi rata-rata setiap delapan hingga sembilan menit. Intensitas serangan yang sangat tinggi itu menghancurkan infrastruktur dan memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyebutkan, dalam satu hari lebih dari 16.000 warga terpaksa mengungsi dari Gaza Utara menuju wilayah selatan untuk mencari perlindungan. Namun perpindahan itu pun tidak menjamin keselamatan karena akses bantuan kemanusiaan masih sangat terbatas.

“Serangan udara yang terus menerus membuat rumah sakit, jaringan listrik, sistem air, dan permukiman warga rusak parah. Situasi ini sudah di luar kapasitas kami untuk memberikan bantuan,” demikian pernyataan OCHA yang dikutip berbagai media internasional, Sabtu (27/9/2025).

Data penginderaan satelit yang dirilis lembaga independen juga menunjukkan kerusakan bangunan di Gaza telah mencapai lebih dari 60 persen sejak awal konflik. Kondisi ini mempertegas peringatan badan-badan kemanusiaan internasional bahwa krisis di Gaza sudah memasuki tahap kritis.

Komunitas internasional mendesak agar semua pihak menahan diri dan membuka jalur bantuan kemanusiaan bagi warga sipil. Namun hingga saat ini, gencatan senjata belum tercapai dan serangan udara Israel masih berlangsung dengan intensitas tinggi.