

Jakarta — Ketua Umum Gerak Nusantara, Revitriyoso Husodo, memberikan apresiasi terhadap kegiatan “AKU SOLO” (Ajang Kreativitas UMKM Solo) yang digelar Partguyuban UMKM Solo (PUS) bersama Gerak Nusantara Solo Raya di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo. Kegiatan yang rutin digelar setiap Minggu pukul 06.00–09.00 WIB ini telah memasuki penyelenggaraan keempat dan diikuti sekitar 2.500 anggota UMKM.
Rangkaian acara diisi dengan senam bersama, demo masak, icip-icip produk kuliner, hiburan musik, hingga unjuk kreativitas UMKM di bidang kerajinan dan fesyen. Momen ini juga ditandai dengan peluncuran Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis QRIS yang diserahkan Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, dengan dukungan Wali Kota Respati Ardi.
“Kegiatan seperti AKU SOLO ini sangat kami apresiasi karena mampu menghadirkan ruang yang nyata bagi pelaku UMKM untuk berkreasi, berpromosi, sekaligus saling belajar mengelola usaha,” ujar Revitriyoso Husodo.
Ia menilai konsistensi PUS dan Gerak Nusantara Solo Raya menggelar kegiatan ini secara rutin setiap pekan patut menjadi contoh dan inspirasi bagi komunitas UMKM di daerah lain untuk menciptakan kegiatan serupa.
“Ini bukan sekadar ajang pamer produk, tapi juga sarana edukasi bisnis dan penguatan jejaring yang berkelanjutan. Model seperti ini seharusnya bisa direplikasi oleh UMKM di daerah-daerah lain di Indonesia,” tambahnya.
Revitriyoso Husodo juga menyoroti langkah modernisasi lewat KTA digital berbasis QRIS sebagai bentuk kesiapan UMKM Solo menghadapi transaksi non-tunai dan penguatan legalitas usaha anggota.
Melalui kegiatan ini, Partguyuban UMKM Solo dan Gerak Nusantara Solo Raya berharap dapat terus mendorong pertumbuhan UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha demi meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat Solo Raya.
@edcopro


