
Pematangsiantar I inidetik.com Puluhan pedagang Gedung IV Pasar Horas bersama sejumlah mahasiswa kembali menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Gedung IV Pasar Horas, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Selasa (30/9/2025) sekira pukul 20.00 WIB.
Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang menolak rencana relokasi pedagang ke area di bawah Jalan Merdeka yang telah ditentukan oleh Direksi Utama PD PHJ, Bolmen Silalahi.
Agus Butar-Butar, selaku orator aksi, mendesak Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, untuk menepati janji pembangunan kembali Gedung IV Pasar Horas. Ia menegaskan para pedagang tidak bersedia memindahkan kios sebelum ada kepastian pembangunan gedung dilakukan langsung oleh pemerintah, bukan oleh pihak pengembang atau pihak ketiga.
“Pedagang butuh kepastian kapan gedung ini dibangun kembali oleh pemerintah, bukan pengembang,” tegas Agus dalam orasinya.
Selama dua hari terakhir, massa pendemo hanya ditemui Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaidi Sitanggang. Namun para pendemo menolak bila hanya Sekda yang menemui mereka. Mereka tetap bersikeras bertemu langsung dengan Wali Kota.
Kericuhan sempat terjadi setelah aksi berjalan sekitar 30 menit. Situasi memanas ketika Sekda menyebut para pengunjuk rasa telah melanggar Peraturan Daerah (Perda). Aksi dorong-mendorong antara massa dan petugas Satpol PP pun tak terelakkan selama kurang lebih 15 menit.
Setelah situasi kembali kondusif, massa kembali melanjutkan orasi dengan menyuarakan tuntutan mereka. Hingga berita ini diturunkan pukul 23.30 WIB, belum ada satu pun perangkat pemerintah yang dapat menghadirkan Wali Kota Wesly Silalahi di hadapan massa. Para pengunjuk rasa pun bertahan di lokasi.(RL07)


