
TAKENGON, inidetik.com — Pengelola wisata arung jeram Lukup Badak, Kabupaten Aceh Tengah, membantah keterangan dalam video yang beredar di TikTok yang menyebut kawasan wisata tersebut dilanda banjir pada Kamis (29/10/2026).
Salah satu pengelola wisata Lukup Badak, Rembune, menegaskan bahwa lokasi dalam video tersebut bukan kawasan wisata yang mereka kelola.
“Kita sudah lama sekali terpuruk dengan kondisi pascabencana hidrometeorologi tahun lalu. Kunjungan anjlok dan penghasilan pelaku wisata hancur-hancuran, malah ada berita seperti ini,” kata Rembune, Jumat (30/10/2026).
Video yang diunggah akun TikTok tonmedia itu menampilkan banjir besar. Keterangan unggahannya menyebut wilayah Lukup Badak dan sekitarnya di Takengon, Aceh Tengah, terendam banjir.
Menurut Rembune, keterangan lokasi tersebut tidak benar dan merugikan para pelaku wisata di Lukup Badak. Ia menyampaikan bahwa pelaku wisata masih menghadapi penurunan kunjungan dan pendapatan setelah bencana hidrometeorologi tahun lalu.
Di tengah kondisi tersebut, informasi yang menyebut kawasan wisata Lukup Badak dilanda banjir dinilai semakin memberatkan upaya pemulihan usaha wisata setempat.
Rembune mengatakan pihak pengelola mempertimbangkan langkah hukum terkait penyebaran video dengan keterangan lokasi yang mereka bantah tersebut.
“Kita sangat-sangat dirugikan, wisata kita sudah tidak baik-baik saja, malah ditambah dengan berita yang tidak benar seperti ini. Kita pertimbangkan akan bawa ke ranah hukum,” tandasnya.
BERITA ACEH TENGAH
Writer: Joe
Editor: FS


