Rapat Strategis Pembangunan Kembali Pasar Inpres Serbelawan Pasca Kebakaran Tahun 2025

Serbelawan I inidetik.com Babinsa Koramil 05/Serbelawan, Sertu Heriansyah, mewakili Danramil 05/Serbelawan menghadiri rapat penting mengenai permohonan pembangunan kembali Pasar Inpres Serbelawan yang akan direlokasi setelah mengalami kebakaran pada tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Rapat ini menjadi momentum penting dalam upaya pemulihan dan pembangunan infrastruktur pasar yang menjadi pusat perekonomian masyarakat setempat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Camat Dolok Batu Nanggar, Bapak Supardi SE, beserta jajaran pemerintah kecamatan.

Selain Babinsa dan Camat, rapat juga dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi terkait, antara lain:

Kapolsek Serbelawan diwakili Brigadir Tigor Manurung

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun, Bapak Jihartap Y. Pasaribu

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bapak Luswan Siagian

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Bapak Rudi Siregar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Bapak Jefri A. Sinaga

Kepala Dinas Sosial, Ibu Runiah Ersa Sinulingga

Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Simalungun, Bapak Darma

Lurah Serbelawan, Ibu Lasma Damanik

Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Bapak Suyono

Kasi Trantib Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Bapak Yusrizal

Rapat ini membahas secara rinci rencana pembangunan kembali pasar, termasuk lokasi relokasi, anggaran, serta koordinasi lintas sektor guna memastikan pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sertu Heriansyah menegaskan komitmen Koramil 05/Serbelawan untuk mendukung seluruh proses pembangunan tersebut demi terciptanya pasar yang aman, nyaman, dan mampu mendorong perekonomian daerah.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pembangunan Pasar Inpres Serbelawan dapat segera terealisasi sehingga para pedagang dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal. (Pendim0207/SML).