
Pematangsiantar I inidetik.com Malam itu suasana di Jalan Merdeka berbeda. Deru mesin crane dan lampu sorot alat berat menemani detik-detik terakhir jembatan penyeberangan Pasar Horas yang sudah puluhan tahun menjadi saksi perjalanan warga kota.

Jembatan baja yang menghubungkan Gedung III dan IV Pasar Horas itu bukan sekadar penyeberangan. Di sanalah para pedagang, pembeli, pelajar, hingga orang tua meniti langkah setiap hari, menghindari padatnya lalu lintas jalan. Banyak warga mengaku memiliki kenangan di atas jembatan ini.
“Dulu saya sering menunggu ibu belanja dari seberang sambil melihat lalu lintas dari atas. Rasanya berat melihat jembatan ini dibongkar,” kata seorang warga yang melintas, mengenang masa kecilnya.
Namun jembatan itu kini resmi dibongkar oleh pemiliknya, PT STTC, sebagai bagian dari perobohan Gedung IV Pasar Horas. Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas PUTR Kota Pematangsiantar Henry Jhon Musa Silalahi ST MEng menjelaskan, pembongkaran dilakukan bertahap dengan crane dan trado untuk mengangkat material baja.
“Proses dilaksanakan sampai seluruh material jembatan diangkat. Target selesai malam ini,” ujarnya.
Setelah jembatan yang sarat kenangan ini benar-benar hilang, Selasa (7/10/2025) alat berat breaker akan mulai memecah beton Gedung IV Pasar Horas. Sebelumnya, pemotongan jerajak besi dan pemasangan seng pembatas di bagian belakang sudah tuntas.
Bagi warga, jembatan ini mungkin hanyalah fasilitas sederhana. Tapi bagi banyak orang, ia menyimpan cerita puluhan tahun – tempat menunggu, tempat bertemu, bahkan tempat mengenang masa kecil. Kini, sejarahnya tinggal dalam ingatan. (RL07)


