
Istanbul I inidetik.com Sejumlah tahanan Palestina yang dijadwalkan akan dibebaskan dalam waktu dekat dilaporkan telah dipindahkan oleh otoritas Israel ke dua penjara berbeda sebagai bagian dari prosedur administrasi pembebasan.
Menurut laporan media setempat, pemindahan tersebut dilakukan dari beberapa fasilitas penahanan ke Penjara Ofer di Tepi Barat serta Penjara Nafha di gurun Negev, Israel Selatan. Kedua lokasi itu kerap menjadi tempat transit sebelum tahanan dilepaskan melalui koordinasi dengan pihak otoritas Palestina maupun lembaga internasional.
Langkah pemindahan ini disebut-sebut terkait kesepakatan pertukaran tahanan dan gencatan senjata yang tengah berlangsung antara Israel dan Hamas. Puluhan hingga ratusan tahanan, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, diperkirakan akan masuk dalam daftar pembebasan tahap awal.
Otoritas Palestina menyambut baik kabar tersebut namun tetap menekankan agar proses pembebasan berjalan transparan serta menghormati hak-hak para tahanan. Sementara itu, di beberapa kota Tepi Barat, keluarga para tahanan mulai bersiap menyambut kedatangan mereka dengan doa dan perayaan kecil.
Hingga saat ini, Israel belum mengumumkan jumlah pasti tahanan yang akan dibebaskan maupun jadwal resmi pelepasannya. Namun, pemindahan ke dua penjara utama ini menjadi tanda kuat bahwa proses pembebasan tahanan Palestina sedang berjalan.(*)


