BERITA UNGGULAN AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Pimpin Polres Pematangsiantar, Tantangan Kamtibmas Menanti

AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Pimpin Polres Pematangsiantar, Tantangan Kamtibmas Menanti

PEMATANGSIANTAR, inidetik.com — Kepemimpinan di tubuh Kepolisian Resor (Polres) Pematangsiantar resmi berganti. AKBP Dhana Noer Kurniawan, S.I.K., M.M. kini dipercaya memimpin Polres Pematangsiantar, menggantikan AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H.

Pergantian tersebut berlangsung dalam serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Aula Tribrata Polda Sumatera Utara, Medan, Kamis (17/9/2026). Prosesi dipimpin Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.

AKBP Dhana Noer Kurniawan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan. Sementara AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) Polda Sumatera Utara.

Kasi Humas Polres Pematangsiantar Iptu Agustina membenarkan adanya pergantian tersebut pada Kamis malam.

Menurutnya, sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, sekaligus proses regenerasi dan penyegaran kepemimpinan.

“Pergantian kepemimpinan bukan sekadar perpindahan jabatan, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Agustina.

Tantangan Keamanan Kota Semakin Dinamis

Pergantian Kapolres berlangsung ketika tantangan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus berkembang.

Kapolda Sumatera Utara dalam amanatnya menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Setiap pejabat Polri dituntut menjaga integritas, loyalitas dan kinerja dalam menjalankan tugas.

Perkembangan teknologi, perubahan sosial serta pola kejahatan yang semakin beragam menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran kepolisian.

Kondisi tersebut menuntut kepolisian tidak hanya bertindak ketika gangguan keamanan terjadi, tetapi juga mampu membaca potensi persoalan sejak dini melalui pendekatan pencegahan, pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat.

Di Kota Pematangsiantar, tantangan tersebut menjadi bagian penting yang akan dihadapi kepemimpinan AKBP Dhana Noer Kurniawan.

Sebagai kota yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi, pendidikan dan mobilitas masyarakat di kawasan Simalungun, situasi kamtibmas memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas warga sehari-hari.

Berita Terkait  Kisruh Pedagang akses jalan ke dalam pasar horas penuh barang sehingga pengunjung tak bisa jalan.

Karena itu, pergantian Kapolres tidak hanya menjadi agenda internal institusi, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat yang berharap keamanan, ketertiban dan pelayanan kepolisian terus diperkuat.

Lanjutkan Program, Perkuat Kepercayaan Publik

Kasi Humas Polres Pematangsiantar mengatakan kepemimpinan baru diharapkan dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat soliditas internal jajaran.

Menurutnya, seluruh personel Polres Pematangsiantar diharapkan tetap bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penguatan pelayanan publik menjadi salah satu aspek yang penting karena interaksi masyarakat dengan kepolisian tidak hanya terjadi ketika menghadapi persoalan hukum, tetapi juga melalui berbagai layanan administrasi, pengaduan, pengamanan kegiatan masyarakat hingga penanganan gangguan kamtibmas.

Di sisi lain, konsistensi penegakan hukum, respons terhadap laporan masyarakat serta kemampuan menjaga komunikasi publik juga menjadi bagian yang akan menentukan kualitas pelayanan kepolisian di tingkat daerah.

Dengan masuknya AKBP Dhana Noer Kurniawan sebagai Kapolres Pematangsiantar, jajaran kepolisian diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus melakukan penyesuaian terhadap tantangan baru yang berkembang di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

Bagian dari Mutasi di Jajaran Polda Sumut

Pergantian Kapolres Pematangsiantar merupakan bagian dari rangkaian mutasi sejumlah pejabat utama dan Kapolres di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sejumlah jabatan Kapolres lainnya juga mengalami pergantian, termasuk Kapolres Tebing Tinggi, Kapolres Nias, Kapolres Serdang Bedagai, Kapolres Simalungun dan Kapolres Sibolga.

Bagi Kota Pematangsiantar, pergantian pucuk pimpinan Polres menjadi awal bagi fase kepemimpinan baru.

Masyarakat tentu berharap perubahan tersebut diikuti dengan penguatan pelayanan, peningkatan respons terhadap persoalan keamanan serta hubungan yang semakin terbuka antara kepolisian dan masyarakat.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan kepemimpinan baru bukan semata berada pada pergantian figur, tetapi pada bagaimana institusi kepolisian mampu menjalankan tugas secara profesional, memberikan rasa aman dan menghadirkan pelayanan yang dapat dirasakan masyarakat.

BERITA PEMATANGSIANTAR 

Writer: RL07 | Editor: FS