Ini Tampang Begal Sadis di Sicanang, Korban Dibacok dan Dipanah

Belawan | Inidetik.com – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan kembali menorehkan prestasi dalam memberantas aksi kejahatan jalanan. Setelah sebulan memburu, tim yang dipimpin Iptu Mangatur Sirait akhirnya berhasil meringkus seorang pelaku begal sadis yang beraksi di kawasan Simpang Sicanang, Medan Belawan.

Pelaku berinisial MR (18), remaja asal Pekan Labuhan, ditangkap tanpa perlawanan di kawasan Jalan Bom Lama, Selasa (21/10/2025). Ia merupakan salah satu pelaku utama dalam kasus pembegalan berdarah yang menimpa Faisal Sitanggang (31), pada Selasa malam (14/9/2025).

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman SIK menjelaskan, malam kejadian itu korban disergap sekelompok pemuda bersenjata tajam saat melintas di Simpang Sicanang.

“Pelaku menghentikan korban dengan alasan meminta rokok. Saat korban menolak, teman-teman pelaku langsung datang mengejar dan menyerang,” ujar Wahyudi, Kamis (23/10/2025).

Korban sempat mencoba kabur, namun dikejar dan dibacok menggunakan celurit serta parang. Tak berhenti di situ, pelaku juga melepaskan anak panah yang menembus bibir korban hingga masuk ke rongga mulut. Setelah korban tersungkur, para pelaku melarikan diri membawa sepeda motor korban.

Laporan korban menjadi awal penyelidikan polisi. Unit I Sat Reskrim bergerak cepat menelusuri jejak para pelaku hingga akhirnya berhasil mengamankan MR. Saat dilakukan pengembangan kasus, MR mencoba kabur dan melawan petugas, sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku.

“Dari hasil interogasi, MR mengakui perbuatannya bersama tiga rekannya yang saat ini masih buron. Ia juga mengaku sebagai pelaku yang membacok korban dengan celurit,” jelas Wahyudi.

Barang bukti yang disita berupa satu bilah celurit dan sepeda motor Honda Beat milik korban.

AKBP Wahyudi menegaskan, pihaknya akan terus menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi begal dan pelaku kekerasan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Warga harus merasa aman di jalanan sendiri,” tegasnya.

Saat ini, MR telah mendekam di sel tahanan Polres Pelabuhan Belawan. Tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran tim khusus yang dibentuk kepolisian.(*)