Pedagang kaki lima di trotoar bukan berkurang malah bertambah: Warga bertanya kinerja satpol PP ?

Pematangsiantar, inidetik. com: Semalam tepat nya di pintu masuk rumah sakit vita insani pedagang ilegal alias pedagang kaki lima (PKL) Bertambah satu lagi arti nya satpol pp kota siantar di bawah komando Wesly silalahi tidak perfungsi atau mandul.

Wesly silalahi sebagai walikota pematangsiantar menganggap pemberitaan di berbagai media hanya angin lalu arti nya saya sudah terpilih kok jadi wali kota terserah media mau bilang apa.

Tampak jelas tidak ada nya kepedulian wesly tentang tata ruang dan semeraut nya kota siantar semenjak ia di lantik sebagai walikota, halayak ramai pun memperbincang kan kinerja walikota tidak plus nya ketika ia memimpin kota ini.

Penyesalan pun datang terlambat bagi warga yang telah memilih wesly silalahi di pilkada yang lalu salah satu warga mengatakan ” Wesly tak tau kerja apa pemalas tinggal suruh satuan pamong praja (satpol pp) aja gak bisa untuk apa mereka di gaji kalau pedagang kaki lima yang ada di fasilitas umum aja gak bisa di gusur itu apa nama nya kalau bukan malas walikota nya” Ungkap pria paruh baya ini yang nama nya tak mau di tulis kan di sebuah warung kopi di jalan merdeka kecamatan siantar timur kota pematangsiantar senin sekira pukul 20:00 (27-07/26)

” Satpol pp ini gak mau bekerja bukti sudah sampai dengar pendapat oleh DPRD masalah sarang walet di jalan wahidin sampai sekarang tetap beroprasi, baru penjual botot di jalan adeirma tampa ijin toh tidak di tindak capek lah kalau bicara satpo pp kota siantar kalau kata rocki gerung dungu semua” Tambah nya sambil tertawa.

Jangan pajak rakyat yang buat gaji mereka rakyat tak iklas, pejalan kaki terus hak nya di rampas sementara pemerintah kota tiap tahun pungut pajak dari warga setidak nya ada lah perbuatan yang bela masyarakat.

Kakan satpol pp kota siantar abaikan laporan masyarakat sampai berita ini diterbitkan kakan satpol tetap diam ketika di wa salah satu warga

Berita PematangSiantar

Writer : RL07  | Editor : FS