Mahasiswa Pendidikan Sejarah FIS Unimed Gelar Pameran Poster Ilmiah, Perkuat Pembelajaran Kontekstual

Medan, inidetik.com – Inovasi pembelajaran berbasis praktik terus dikembangkan di perguruan tinggi. Salah satunya ditunjukkan oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS Unimed) melalui penyelenggaraan pameran poster ilmiah sebagai bagian dari proses belajar di kelas.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (22/4/2026) ini merupakan implementasi dari mata kuliah Studi Masyarakat Indonesia, yang dirancang untuk mendorong mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan realitas sosial di masyarakat.

Sebanyak 21 poster ilmiah hasil karya mahasiswa dari tiga kelas dipamerkan. Topik yang diangkat mencakup beragam isu sosial dan budaya di Sumatera Utara, mulai dari perubahan nilai budaya, dinamika sosial masyarakat, hingga berbagai tantangan kontemporer.

Dosen pengampu mata kuliah, Dr. Hidayat, M.Si dan Sry Lestari Samosir, S.Pd., M.Sos, menjelaskan bahwa pameran ini merupakan bagian dari pengembangan model pembelajaran aktif dan partisipatif di lingkungan kampus.

Menurut Sry Lestari, pendekatan melalui poster ilmiah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus keterampilan komunikasi akademik.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga mampu menyederhanakan gagasan kompleks menjadi informasi yang komunikatif, visual, dan tetap ilmiah,” ujarnya.

Dalam perspektif dunia pendidikan, kegiatan ini mencerminkan pergeseran metode pembelajaran dari yang bersifat konvensional menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis pengalaman (experiential learning). Mahasiswa didorong untuk terlibat aktif dalam proses produksi pengetahuan, bukan sekadar menjadi penerima informasi.

Selain itu, pameran ini juga menjadi sarana untuk membangun budaya akademik yang lebih terbuka. Karya mahasiswa yang sebelumnya hanya menjadi konsumsi kelas kini dapat diakses, diapresiasi, dan didiskusikan oleh publik akademik yang lebih luas.

Dari sisi pedagogis, kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan beberapa kompetensi penting mahasiswa, seperti kemampuan analisis sosial, sintesis gagasan, serta keterampilan presentasi ilmiah. Hal ini sejalan dengan tuntutan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis dan komunikatif.

Pihak fakultas berharap model pembelajaran seperti ini dapat terus dikembangkan dan direplikasi di program studi lain. Selain meningkatkan kualitas proses belajar, kegiatan semacam ini juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang pembentukan intelektual yang responsif terhadap dinamika masyarakat.

Melalui pameran poster ilmiah ini, Jurusan Pendidikan Sejarah FIS Unimed menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berdampak, sekaligus menyiapkan mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu membaca dan merespons persoalan sosial secara ilmiah.

BERITA MEDAN

Writer: SL | Editor: FS