
Medan | inidetik.com Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyatakan penyaluran jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi peternak ayam petelur mandiri di wilayah tersebut telah rampung.
“Penyaluran jagung SPHP dengan target 1.418 ton untuk peternak ayam petelur di wilayah Sumut telah selesai,” ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Sabtu (1/11/2025).
Budi menjelaskan, distribusi jagung SPHP tersebut sesuai jadwal yang ditetapkan hingga 31 Oktober 2025, dengan tujuan menstabilkan harga telur ayam di wilayah beribu kota Medan tersebut.
Ia menambahkan, penyaluran jagung pakan ini diharapkan mampu menekan biaya produksi telur ayam, sehingga potensi kenaikan harga telur dapat ditekan dan tetap berada dalam kisaran harga acuan pemerintah.
“Penyaluran jagung SPHP ini diperuntukkan bagi peternak ayam petelur di Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Asahan,” jelasnya.
Menurut Budi, wilayah-wilayah tersebut merupakan sentra peternak ayam petelur yang berperan penting sebagai pemasok utama telur untuk kebutuhan masyarakat Sumatera Utara.
Ia menuturkan, penyaluran ini merupakan amanah dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada 20 peternak ayam petelur mandiri di Sumut.
Adapun jagung pakan yang disalurkan merupakan Jagung Pipil Kering (JPK) hasil pengadaan dalam negeri, dengan kualitas kadar air (KA) 14 persen dan kandungan aflatoksin maksimal 50 ppB.
“SPHP jagung pakan tersebut disalurkan kepada peternak dengan harga Rp5.000 per kilogram, menggunakan kemasan baru berisi 50 kilogram netto,” tambahnya.
Budi menambahkan, meskipun program penyaluran kali ini telah selesai, kemungkinan program akan dilanjutkan kembali jika mempertimbangkan kondisi harga jagung yang masih relatif stabil dan stok Bulog yang mencukupi.(*)


